Karakteristik Susu Kambing


Karakteristik Susu Kambing

Berbicara mengenai susu sungguh merupakan hal yang menarik. Kebutuhan konsumsi susu dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan hal ini merupakan nilai peluang yang perlu dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan susu. Pernah tidak terlintas dalam pikiran kita, jika bayi-bayi di Indonesia tidak mendapatkan konsumsi susu yang cukup, maka yang akan terjadi adalah akan terjadi kekurangan gizi dan bahkan dapat terjadi kasus gizi buruk pada balita. Hal ini merupakan sesuatu yang seharusnya tidak terjadi jika kita mengantisipasinya sejak awal.

Susu sudah sejak lama menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia. Saat ini susu yang banyak dikonsumsi di masyarakat berasal dari susu sapi. Bagaimana dengan susu-susu dari ternak selain ternak sapi. Hal ini merupakan tema yang menarik untuk dikaji. Mengingat ternak yang dibudidayakan di Indonesia tidak hanya sapi perah, melainkan saat ini sudah ada yang mengembangkan susu kambing perah, susu kerbau dan susu kuda Sumbawa. Pada kesempatan ini kita akan coba menganalisa susu kambing yang jika kita amati semakin meningkat skala usahanya. Susu kambing memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan susu yang berasal dari ternak sapi. Situasi ini akan sangat mendorong dan memotivasi peternak Indonesia untuk mengembangkan ternak kambing perah sebagai komoditas unggulan bangsa Indonesia.

Ternak kambing perah saat ini sudah banyak dikembangkan di Indonesia. Salah satu daerah yang aktif mengembangkan kambing perah adalah daerah Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Di daerah ini dapat ditemukan kambing perah Peranakan Etawah (PE) mulai dari kualitas Grada A, Grade B maupun Grade C. Kambing perah ini memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan kambing perah jenis lainnya.

Susu kambing saat ini identik dengan susu yang memiliki nilai nutrisi dan nilai medis sejak jaman dahulu. Susu kambing dapat digunakan untuk mencegah maupun untuk mengobati penyakit tertentu. Mengingat dari keadaan bangsa kita yang masih kekurangan susu dan masih harus mengimpor susu, maka susu kambing yang memiliki nilai gizi tidak jauh berbeda dengan susu sapi sebaiknya dilakukan suatu tindakan untuk memanfaatkan susu kambing dalam pemenuhan kebutuhan susu di Indonesia.

Langkah utama yang harus dilakukan dalam rangka memanfaatkan susu kambing ini adalah dengan cara mengenali karakteristik susu kambing. Susu kambing jika dibandingkan dengan susu sapi memiliki perbedaan. Susu kambing memiliki warna yang lebih putih dibandingkan dengan susu sapi yang berwarna agak kekuningan. Hal yang perlu digarisbawahi disini bahwa lemak kambing ternyata lebih mudah dicerna dan globular lemaknya lebih kecil.

Susu kambing juga dapat diolah menjadi bahan olahan yang dapat menjadi produk unggulan di masyarakat. Susu kambing dapat dimanfaatkan untuk membuat keju dan bahkan pada beberapa institusi pendidikan tinggi program studi Teknologi Hasil Ternak sudah ada yang meneliti pembuatan es krim dari susu kambing. Tentu berdasarkan hal ini masih terbuka peluang yang sangat besar untuk dapat mengembangkan olahan dari susu kambing yang tentunya akan disukai dan digemari oleh masyarakat atau konsumen.

Kandungan gizi dari susu kambing juga tidak kalah dengan kandungan nutrisi dari susu sapi. Susu kambing mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin yang tinggi. Susu kambing juga dapat dimanfaatkan oleh orang yang alergi mengkonsumsi susu sapi atau yang mengalami gangguan pencernaan jika mengkonsumsi susu sapi. Keunggulan dari karakteristik susu kambing yaitu, produksinya dapat lebih cepat dibandingkan dengan susu dari sapi perah, karena ternak kambing pada umur kurang lebih 1,5 bulan sudah dapat memproduksi susu sedangkan sapi perah membutuhkan waktu 3 sampai 4 tahun untuk dapat berproduksi susu secara maksimal dan kontinyu.

Saat ini masa depan generasi penerus bangsa ada ditangan kita, jangan biarkan anak-anak kita dan generasi muda kita kekurangan gizi khususnya dari susu. Mari kita kembangkan bangsa kita menjadi bangsa yang selalu mengkonsumsi susu setiap hari. Jika kita tidak berusaha memulai dari sekarang dan kita yang bukan memulai, lalu siapa lagi yang akan peduli dengan nasib bangsa kita. Mari kita kembangkan kesadaran akan pentingnya minum susu. Anda merupakan orang yang peduli dengan nasib bangsa ini bukan?. Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi motivasi kita untuk mengembangkan budaya minum susu melalui pengenalan karakteristik susu kambing.

Posted on May 25, 2011, in tips. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Mana yang lebih baik, susu kambing cair atau susu kambing bubuk?

    • Secara umum nutrisi susu cair (liquid milk) dan susu bubuk (dry milk) tidak ada perbedaan yang begitu signifikan, walaupun ada sedikit perbedaan dalam jumlah calsium dan kalori. Pada susu cair calsium dan kalori sedikit lebih tinggi.

      referensi:

      1. USDA: Nutrient Data Laboratory
      2. ChooseMyPlate.gov; Why Is It Important to Make Lean or Low-Fat Choices from the
      Protein Foods Group?; May 31, 2011
      3. “American Journal of Clinical Nutrition”; Effects of a High-Protein Ketogenic Diet on
      Hunger, Appetite and Weight Loss; AM Johnstone; January 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: